Pages

Monday, April 16, 2012

The Dendera Lamp : Apakah Lampu Pijar Telah Dikenal Bangsa Mesir Kuno?

Setelah beberapa lama ga sempat update blog ini akibat kerjaan yang numpuk dan penghasilan yang ga bertambah, malah hutang tambah banyak...he he..koq jadi curhat ya..Baiklah kali ini saya akan berbagi sebuah kisah dari Blog Cerita Dunia mengenai Mesir Kuno. Peradaban mesir kuno memang memiliki banyak hal yang menakjubkan hingga diklaim sebagai yang paling maju di jamannya. Tetapi sebuah pahatan kuno memberikan sebuah misteri baru. Disalah satu kuil ditemukan pahatan menyerupai lampu pijar


penjelasan dendera lamp lampu jaman mesir kuno - blog misteri cerita tentang dunia

Dendera Lamps atau Dendera light adalah sebuah pahatan di kuil hathor (dewa mesir kuno) di komplek kuil dendera. Secara singkat pahatan ini terlihat seperti sebuah bola lampu dengan ukuran yang besar. Menarik memang, apalagi dengan berhasil dibuatnya sebuah prototipe lampu itu dengan ditambahkan artifak terkenal baghdad baterai. Seperti dibawah ini.

penjelasan dendera lamp lampu jaman mesir kuno - blog misteri cerita tentang dunia

Prototipe ini berada di mystery park, swiss. Para pemercaya peradaban mesir telah menemukan listrik dan memanfaatkannya mengatakan dendera lamp sering digunakan untuk ruangan raja atau tempat suci. Hal ini didasarkan pada tidak ditemukannya jejak jejak jelaga pada ruang ruang itu. Perlu diketahui penerangan pada peradaban mesir kuno dilakukan menggunakan obor, lilin dan lampu minyak, yang menimbulkan banyak jelaga dan disetiap dinding suatu situs selalu ditemukan banyak jejak jelaga.

sekarang pertanyaan besarnya adalah, benarkah ada benda yang berkemampuan seperti lampu pada saat itu?
sebenarnya ada 2 kelemahan besar dalam hal ini.

Pertama, kita mulai dari sumber tenaganya dahulu. Sebuah lampu agar dapat menyala perlu adanya aliran listrik, dan pada kasus kali ini para peneliti mengklaim adanya sebuah sumber tenaga seperti baghdad baterai yang telah ditemukan dan digunakan untuk bangsa mesir kuno.

Sebuah percobaan untuk mereplika bahgdad baterai hanya menghasilkan listrik maximal 50mA dengan tegangan 0,4 - 0,5 volt saja. Dengan hasil tenaga seperti ini, paling tidak membutuhkan puluhan baterai yang disusun secara seri untuk menghidupkan lampu dengan daya belasan watt. Dan berat dari tiap tiap baterai mencapai 2 kilogram, maka untuk menghidupkan lampu belasan watt dengan waktu lama dan cahaya yang terang butuh baterai dengan jumlah banyak dan berat puluhan kilo, itu hanya untuk 1 lampu dan 1 hari. Jika memang ada lampu yang digunakan di peradaban mesir kuno seharusnya ditemukan ratusan ribu bahkan jutaan baterai, tetapi faktanya tak ditemukan satupun artifak yang memiliki kemampuan seperti baterai disana.

Dan untuk menjelaskan tidak ditemukannya jejak jejak jelaga di ruangan tertentu adalah penggunaan minyak zaitun (olive oil). Percobaan yang dilakukan dengan membuat lampu minyak tradisional (sebuah sumbu atau kain yang direndam dalam minyak lalu dibakar ujungnya) secara mengejutkan api dari pembakaran ini dapat dikatakan sama sekali tidak berasap, dan minyak zaitun adalah komoditas berlimpah di mesir.

Yang kedua adalah pahatan tersebut sama sekali tidak menggambarkan sebuah lampu. Mari kita lihat lebih dekat, bagian pangkal dari lampu itu adalah sebuah pahatan bunga teratai, lalu yang muncul dari bunga teratai itu adalah seekor ular dan tiang penyangga itu memiliki 2 tangan. Secara jelas tidak menggambarkan sebuah bola lampu.

Jika dijelaskan secara mitologis, pahatan ini menggambarkan sebuah sketsa penciptaan.
Bunga lotus adalah simbol dari dewa nefertem yang juga disebut dewa matahari dari masa memphitic. Ular adalah simbol dewa wadjet yang menggambarkan galaksi bimasakti (milky way) dan figur tiang penyangga dengan tangan adalah perwujudan dewa Heh, dewa penjunjung langit (seperti atlas dalam mitologi yunani), di pahatan lain figur tiang digantikan oleh sosok manusia.
Dan di pahatan lain inilah yang menjadi bukti kunci untuk meruntuhkan klaim pahatan ini menggambar sebuah lampu. Dari 6 pahatan serupa, hanya 1 pahatan saja (gambar paling atas) yang menyerupai lampu, berikut beberapa pahatan lain yang menunjukkan ketidaksamaan itu.



penjelasan dendera lamp lampu jaman mesir kuno - blog misteri cerita tentang dunia

Berikut juga pahatan lain tentang ular dalam sebuah bidang atau dikatakan snake stella atau snake stone dan juga ular yang muncul dari bunga teratai tanpa ada lingkaran menyerupai bentuk lampu disekelilingnya.

penjelasan dendera lamp lampu jaman mesir kuno - blog misteri cerita tentang dunia

penjelasan dendera lamp lampu jaman mesir kuno - blog misteri cerita tentang dunia

Saya rasa sudah jelaslah bahwa pahatan dendera lamp bukanlah menggambarkan sebuah bola lampu, tetapi hanya hasil imajinasi dan menyamakan dengan lampu. Namun bagi pecinta misteri hal ini akan selalu menjadi perdebatan yang menarik, jadi akhir kata biarkan imajinasi anda berkembang tanpa batas, namun jangan lupakan logika.

Sumber:world-mysteries.com



No comments:

Post a Comment