Sejumlah pemeluk Kristiani yang fanatik mengalami penderitaan
sebagaimana dialami Kristus. Pada tubuh mereka tumbuh luka. Mereka
berdarah. Mengapa demikian? Apakah ini fenomena tentang Stigmata? Apakah
mereka tidak kesakitan? Masih banyak pertanyaan senada yang tersisa
untuk dijawab.
Istilah Stigmata berarti luka yang diderita
Yesus sejak dia ditanggkap, diadili, dan disalibkan.Orang-orang yang
mengalami Stigmata juga mengalami luka diberbagai bagian tubuh seperti
Yesus. Darah sehat, bukan karena suatu penyakit. Luka-luka itu sering
tetap menganga dalam waktu lama, tapi tidak mengalami infeksi.
Dunia
kedokteran semakin dipenuhi tanda tanya sebab luka-luka itu muncul dan
menghilang dengan sendiri nya. Munculnya luka Stigmata diduga tergantung
pada kondisi sadar hingga kondisi trance manakala si penerima stigmata
mengalami penyatuan diri dengan penderitaan kristus. Kasus Stigmata biasanya
terjadi pada masa paskah, pada hari hari besar gereja pada hari Jumat,
terutama Jumat Paskah yang dikenal sebagai Jumat Agung.
![]() |
| Poster Film Stigmata |
Kasus-kasus
Stigmata seperti ini terus terjadi bahkan hingga masa kini. Pertanyaan
yang muncul berkaitan dengan hal ini, siapa orang-orang yang mengalami
Stigmata itu sendiri?
